Lengkap! Hadits Pahala Membaca Alquran, Arab, Arti & Uraiannya

hadits pahala membaca alquran

Pernah merasa semangat membaca Alquran naik turun? Kadang di awal begitu menggebu, target satu juz terasa ringan. Tapi di hari lain, membuka mushaf saja terasa berat. Entah karena lelah, sibuk, atau hati yang sedang tidak tenang. Padahal, bisa jadi justru di saat itulah kita paling membutuhkan Alquran.

Alquran bukan hanya bacaan untuk orang yang hatinya sudah tenang. Ia adalah penenang bagi hati yang gelisah. Bukan hanya untuk mereka yang sedang rajin, tapi juga untuk yang sedang berjuang melawan malas. 

Setiap huruf yang kita baca, meski terbata-bata, tetap dicatat sebagai pahala. Bahkan usaha kecil yang terasa biasa di mata kita, bisa jadi sangat besar nilainya di sisi Allah.

Karena itu, penting bagi kita untuk kembali mengingat janji-janji Rasulullah tentang keutamaan tilawah. 

Dengan memahami hadits pahala membaca alquran, hati yang tadinya redup bisa kembali hangat. Semangat yang sempat padam perlahan menyala lagi.

Oleh karena itu, mari kita akan membahas hadits tentang pahala membaca alquran secara lengkap.

Hadits Lengkap Tentang Pahala Membaca Alquran 

Berikut beberapa hadits pilihan tentang pahala membaca alquran, yang semoga setelah membacanya, kita tidak lagi menunda untuk membuka mushaf, walau hanya satu ayat hari ini.

1. Pahala Per Huruf yang Dibaca

hadits pahala membaca alquran

Hadits pahala membaca alquran yang paling sering kita dengar adalah tentang ganjaran per huruf.


مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا

Man qara’a harfan min kitabil lahi falahu bihi hasanah, wal hasanatu bi ‘asyri amtsaliha.


“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (HR. Muhammad melalui riwayat Abdullah bin Masud, dinilai shahih oleh Al-Albani)

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa perhitungan pahala ini dihitung per huruf, bukan per kata. Jadi ketika membaca “Alif Lam Mim”, masing-masing huruf mendapat pahala tersendiri. Bayangkan jika kita membaca satu surah penuh setiap hari. Betapa banyak pahala yang akan kita dapat.

2. Bersama Malaikat yang Mulia

Hadits pahala membaca alquran berikutnya memberi kabar gembira bagi semua kalangan, baik yang lancar maupun yang masih belajar. Serta menjelaskan bahwa Allah menilai usaha, bukan sekadar hasil.

الْقَارِئُ لِلْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَمَنْ يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ فَعَلَيْهِ رِجْلَانِ

Al-qari’ul qur’ani ma’as safarati al-kirami al-bararah, wa man yaqra’ul qur’ana wa yatata’ta’u fihi fa ‘alaihi ajran.


“Orang yang mahir membaca Alquran bersama malaikat yang mulia dan patuh. Sedangkan orang yang membaca Alquran dengan terbata-bata, maka baginya dua pahala.” (HR. Muhammad melalui riwayat Aisyah, diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj)

Menurut penjelasan Ibn Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari, maksud “terbata-bata” adalah orang yang tetap berusaha meski sulit. Jadi jangan pernah minder jika belum lancar. Justru perjuangan itu mendatangkan pahala berlipat.

Baca Juga: Inilah Dalil Pahala Membaca Alquran 1 Huruf yang Luar Biasa

3. Termasuk Manusia Terbaik

hadits pahala membaca alquran

Ada lagi hadits pahala membaca alquran yang sangat populer:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Khairukum man ta’allamal qur’ana wa ‘allamahu.

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya.” (HR. Al-Bukhari dari Uthman ibn Affan)

Para ulama menjelaskan bahwa mempelajari Alquran mencakup membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkannya. Sementara mengajarkan berarti menyebarkan cahaya ilmu kepada orang lain.

Artinya, keutamaan membaca Alquran tidak berhenti pada diri sendiri. Ia akan semakin besar ketika dibagikan.

4. Hasad yang Diperbolehkan

hadits pahala membaca alquran

Biasanya hasad atau iri hati dilarang. Namun dalam satu kondisi, ia dibolehkan sebagai bentuk motivasi.

لَا حَسَدُ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ … وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْقُرْآنَ فَقَرَأَهُ فِي اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ

La hasada illa fi itsnatain… wa rajulun ataahullahu al-qur’ana faqara’ahu fil laili wan nahar.

“Tidak boleh hasad kecuali kepada dua orang… salah satunya adalah orang yang diberi Alquran lalu membacanya siang dan malam.” (HR. Al-Bukhari dan Muhammad melalui sahabat Abdullah ibn Umar)

Syaikh Al-Albani menilai riwayat tersebut berstatus hasan shahih. Sementara itu, Al-Munawi dalam Faidhul Qadir menerangkan bahwa hadits pahala membaca alquran ini menjadi motivasi kuat untuk terus konsisten dalam membaca Alquran, bahkan keutamaannya lebih tinggi dibandingkan harta yang diinfakkan di jalan Allah.

5. Seperti Buah yang Harum dan Manis

hadits pahala membaca alquran

Dalam hadits pahala membaca alquran ini, Rasulullah memberi perumpamaan indah bagi pembaca Alquran.

مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْأُتْرُجَّةِ طَيِّبَةِ الرِّيحِ طَيِّبَةِ الطَّعْمِ

Arti:
“Perumpamaan mukmin yang membaca Alquran seperti buah utrujjah, harum baunya dan manis rasanya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj dari Abu Musa al-Asyari)

Imam Nawawi menerangkan bahwa buah utrujah lebih istimewa karena memiliki aroma harum sekaligus rasa yang manis, sebagaimana indahnya bacaan Alquran yang memberi dampak bagi diri sendiri dan orang lain. 

Adapun kurma tetap bernilai baik meski tanpa aroma, sebagaimana seorang mukmin yang jarang membaca namun tetap memiliki kebaikan. Penjelasan hadits pahala membaca alquran ini menjadi dorongan agar kita terus menjaga rutinitas tilawah dan tidak meninggalkannya.

Maksimalkan Pahala dengan Tadabbur

Membaca Alquran saja sudah bernilai pahala. Namun, pahala itu akan terasa lebih dalam dan membekas ketika disertai tadabbur, yaitu upaya merenungi makna ayat-ayatnya dengan sungguh-sungguh.

Menurut penjelasan Ibn Qayyim al-Jawziyya, tadabbur bisa dilakukan dengan empat langkah sederhana:

  1. Membaca dengan tartil dan perlahan.
  2. Menghadirkan hati sepenuhnya.
  3. Merasa seolah Allah sedang berbicara langsung.
  4. Memahami pesan ayat lalu mengamalkannya.

Beliau juga menekankan bahwa satu ayat yang direnungkan dengan penuh kesadaran jauh lebih utama daripada membaca banyak halaman tanpa memahami isinya. Dalam hal ini, kualitas lebih diutamakan daripada kuantitas.

Oleh karena itu, cobalah sisihkan 10–15 menit setiap hari. Pilih waktu yang tenang, seperti selepas Subuh atau di sepertiga malam.

 Baca perlahan, resapi maknanya, lalu hubungkan dengan kondisi diri dan aktivitas sehari-hari. Dari proses sederhana inilah hati menjadi lebih lembut, pikiran lebih jernih, dan iman perlahan tumbuh semakin kuat.

Baca Juga: Keutamaan Membaca Alquran Adalah Amalan Berpahala Besar

Saatnya Menanam Cinta Alquran Sejak Dini

Melihat begitu banyak keutamaan dalam hadits pahala membaca alquran, tentu kita ingin anak-anak tumbuh dengan kecintaan yang sama terhadap kitab Allah.

Masa sekolah dasar adalah waktu emas membentuk karakter Qurani. Lingkungan yang tepat akan membantu anak bukan hanya lancar membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya.

Karena itu, Ayah dan Bunda bisa mempertimbangkan pendidikan berbasis Alquran yang terintegrasi dengan pembentukan kepemimpinan dan jiwa wirausaha.

SD OSB School hadir sebagai sekolah Islam yang menggabungkan program Qur’anic, leadership, dan entrepreneurship dalam suasana belajar yang hangat dan menyenangkan. Anak tidak hanya belajar membaca Alquran, tetapi juga dibimbing menjadi pribadi percaya diri, mandiri, dan berakhlak mulia.

Yuk, jadikan hadits pahala membaca alquran bukan sekadar pengetahuan, tetapi inspirasi nyata dalam memilih pendidikan terbaik untuk putra-putri tercinta. 

Saatnya menanam investasi akhirat sejak bangku sekolah dasar bersama SD OSB School!


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *