
Banyak orang penasaran, jika malaikat adalah makhluk yang sangat dekat dengan Allah SWT dan bahkan menjadi perantara turunnya wahyu, apakah mereka juga membaca Alquran seperti manusia?
Pertanyaan ini memang menarik untuk dibahas. Apalagi, Alquran sendiri banyak menyebut tentang malaikat dan tugas-tugas mereka. Dalam Islam, malaikat merupakan makhluk mulia yang diciptakan Allah dari cahaya. Mereka selalu taat kepada Allah dan tidak pernah melakukan dosa.
Lalu, bagaimana hubungan malaikat dengan Alquran? Apakah malaikat bisa membaca Alquran? Berikut penjelasan lengkapnya.
Mengenal Malaikat dalam Islam
Malaikat atau mala’ikat merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang bersifat gaib. Keberadaan mereka tidak bisa dilihat oleh manusia biasa, tetapi wajib diimani oleh setiap muslim sebagai bagian dari rukun iman.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa malaikat diciptakan dari cahaya. Berbeda dengan manusia yang diciptakan dari tanah dan jin yang berasal dari api.
Karena berasal dari cahaya, malaikat dikenal sebagai makhluk yang suci serta senantiasa taat dan patuh kepada Allah SWT.
Mereka tidak memiliki hawa nafsu seperti manusia. Malaikat juga tidak makan, minum, tidur, ataupun menikah.
Tugas malaikat sangat banyak dan beragam. Ada Malaikat Jibril yang menyampaikan wahyu kepada para nabi, Malaikat Mikail yang mengatur rezeki, Malaikat Israfil yang meniup sangkakala, hingga Malaikat Raqib dan Atid yang mencatat amal manusia.
Semua tugas itu dijalankan dengan sempurna tanpa pernah membangkang sedikit pun kepada Allah SWT.
Apakah Malaikat Bisa Membaca Alquran?
Pertanyaan apakah malaikat bisa membaca Alquran sebenarnya tidak dijelaskan secara langsung dalam Alquran maupun hadits. Tidak ada ayat yang secara tegas menyebut bahwa malaikat membaca Alquran seperti manusia membaca mushaf.
Namun, para ulama menjelaskan bahwa malaikat memiliki hubungan yang sangat erat dengan Alquran.
Hal ini karena Alquran pertama kali diturunkan melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Artinya, malaikat mengetahui wahyu Allah dan menjadi bagian penting dalam proses penyampaian Alquran kepada manusia.
Selain itu, banyak dalil yang menjelaskan bahwa malaikat hadir ketika Alquran dibacakan oleh manusia. Mereka mendengarkan bacaan Alquran dan berkumpul di majelis-majelis ilmu serta zikir.
Dari sini, sebagian ulama berpendapat bahwa malaikat tentu memahami Alquran karena mereka adalah makhluk yang dekat dengan wahyu Allah. Namun, cara mereka memahami dan berinteraksi dengan Alquran tentu berbeda dengan manusia.
Perbedaan Malaikat dan Manusia dalam Membaca Alquran
Saat membahas apakah malaikat bisa membaca Alquran, ada satu hal penting yang perlu dipahami, yaitu perbedaan hakikat antara malaikat dan manusia.
Manusia membaca Alquran sebagai bentuk ibadah. Kita melafalkan ayat demi ayat, mempelajari tajwid, memahami makna, lalu berusaha mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara malaikat tidak memiliki kebutuhan ibadah seperti manusia. Mereka selalu berada dalam keadaan taat dan bertasbih kepada Allah.
Karena itu, sebagian ulama menjelaskan bahwa membaca Alquran menjadi salah satu kemuliaan khusus yang diberikan kepada manusia. Manusia diberi kesempatan untuk membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Alquran meskipun memiliki banyak kekurangan.
Inilah yang membuat manusia memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah ketika dekat dengan Alquran.
Jadi, ketika muncul pertanyaan apakah malaikat bisa membaca Alquran, jawabannya lebih mengarah pada bahwa malaikat mengetahui, mendengar, dan memahami Alquran, tetapi tidak ada dalil pasti yang menyebut mereka membaca Alquran seperti manusia.
Baca Juga: Membaca Alquran Akan Mendapat Syafaat di Hari Kiamat, Ini Uraiannya
Malaikat Jibril dan Hubungannya dengan Alquran
Pembahasan tentang apakah malaikat bisa membaca Alquran tidak bisa dilepaskan dari peran Malaikat Jibril.
Malaikat Jibril merupakan malaikat yang mendapat amanah untuk menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada para nabi dan rasul.
Dalam proses turunnya Alquran, Jibril menjadi perantara antara Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.
Selama lebih dari 20 tahun, Malaikat Jibril menyampaikan ayat-ayat Alquran kepada Rasulullah SAW secara bertahap.
Hal ini menunjukkan bahwa malaikat memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Alquran. Bahkan, dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Jibril juga mengulang hafalan Alquran bersama Rasulullah SAW di bulan Ramadan.
Kedekatan Malaikat Jibril dengan Alquran menjadi bukti bahwa malaikat memiliki pemahaman mendalam terhadap wahyu Allah.
Mengapa Membaca Alquran Menjadi Kemuliaan bagi Manusia?
berikut beberapa alasan mengapa membaca alquran adalah salah satu aktivitas mulia dalam islam.
1. Kehormatan Membaca Alquran Menjadi Keistimewaan Manusia

Dalam pembahasan tentang apakah malaikat bisa membaca alquran, sebagian ulama menjelaskan bahwa membaca Alquran merupakan salah satu kehormatan khusus yang Allah berikan kepada manusia.
Walaupun malaikat sangat dekat dengan wahyu dan selalu menghormati firman Allah, manusia memiliki kelebihan berupa kemampuan untuk membaca, memahami, merenungkan, hingga mengamalkan isi Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Keistimewaan ini menjadi bentuk kemuliaan tersendiri bagi manusia. Sebab, di tengah berbagai kelemahan dan godaan dunia, manusia tetap diberi kesempatan untuk mendekat kepada Allah melalui bacaan Alquran.
2. Malaikat Selalu Berada dalam Keadaan Beribadah

Para ulama juga menjelaskan bahwa malaikat senantiasa berada dalam keadaan beribadah dan memuliakan Allah SWT. Mereka terus bertasbih, menjalankan perintah Allah, dan tidak pernah lalai sedikit pun.
Karena itulah, ketika muncul pertanyaan apakah malaikat bisa membaca alquran, sebagian pendapat menyebut bahwa interaksi malaikat dengan Alquran mungkin berbeda dengan manusia.
Malaikat tidak harus membaca Alquran seperti manusia, sebab mereka sudah berada dalam kondisi ketaatan dan penghambaan yang sempurna kepada Allah.
Hubungan mereka dengan Alquran lebih berupa penghormatan, kedekatan spiritual, serta keterlibatan dalam menyampaikan dan menyaksikan wahyu Allah.
3. Malaikat Tidak Memiliki Kehendak Bebas

Hal lain yang sering dijelaskan para cendekiawan Islam saat membahas apakah malaikat bisa membaca alquran adalah tentang sifat malaikat yang tidak memiliki kehendak bebas.
Berbeda dengan manusia yang bisa memilih antara taat atau bermaksiat, malaikat hanya menjalankan apa yang diperintahkan Allah SWT. Mereka tidak memiliki hawa nafsu maupun keinginan duniawi.
Karena itu, sebagian ulama berpendapat bahwa aktivitas membaca, memahami, dan mengamalkan Alquran menjadi bentuk ibadah yang sangat istimewa bagi manusia.
Hikmah Mengetahui Malaikat Dekat dengan Alquran
Memahami bahwa malaikat menyukai majelis yang dipenuhi bacaan Alquran seharusnya membuat kita lebih termotivasi untuk rutin membaca kitab suci setiap hari. Ada banyak hikmah yang bisa diambil, di antaranya:
- Pertama, membaca Alquran membuat hati lebih tenang. Kehadiran malaikat membawa ketenteraman dan rahmat dari Allah SWT.
- Kedua, membaca Alquran menjadikan rumah lebih berkah. Rumah yang dipenuhi bacaan Alquran akan terasa damai dan nyaman.
- Ketiga, membaca Alquran memperkuat hubungan kita dengan Allah. Alquran bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan.
- Keempat, membaca Alquran membuat hidup lebih terarah karena isinya penuh petunjuk kehidupan.
Baca Juga: 7 Keutamaan Membaca Alquran dalam Kehidupan Sehari – Hari
Raih Kemuliaan Alquran Dengan Istiqomah Membacanya
Jadi, apakah malaikat bisa membaca Alquran? Dalam Islam, tidak ada dalil yang secara tegas menyebut bahwa malaikat membaca Alquran seperti manusia membaca mushaf.
Namun, malaikat memiliki hubungan yang sangat erat dengan Alquran. Mereka mendengarkan bacaan Alquran, memahami wahyu Allah, dan hadir di majelis-majelis tilawah serta zikir.
Malaikat Jibril bahkan menjadi perantara turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad SAW. Ini menunjukkan betapa mulianya kitab suci Alquran di sisi Allah.
Sebagai manusia, kita justru diberi kehormatan besar untuk membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, jangan sampai kita jauh dari Alquran.
Ayah dan Bunda juga bisa mulai menanamkan kecintaan terhadap Alquran sejak dini kepada buah hati tercinta.
Salah satunya dengan mendaftarkan putra-putri ke SD OSB School, sekolah SD Islam berbasis quranic, leadership, dan entrepreneurship yang mendukung anak tumbuh menjadi generasi muslim yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
