5 Hadits Tentang Pahala Membaca Alquran & Penjelasannya

hadits tentang pahala membaca alquran

Hadits tentang pahala membaca Alquran menjelaskan bahwa setiap huruf yang dibaca dari Alquran akan mendapatkan ganjaran kebaikan dari Allah SWT. Membaca Alquran merupakan salah satu ibadah yang memiliki banyak keutamaan. Menariknya, Allah SWT memberikan pahala bukan hanya ketika seseorang telah mahir membaca Alquran, tetapi juga kepada mereka yang bersungguh-sungguh mempelajarinya. 

Lantas, apa saja hadits yang menjelaskan pahala membaca Alquran? Berikut beberapa di antaranya lengkap dengan bacaan Arab, latin, arti, dan penjelasannya.

Hadits Tentang Pahala Membaca Alquran

Berikut beberapa hadits pilihan yang menjelaskan besarnya pahala membaca Alquran. Semoga penjelasan ini semakin memotivasi kita untuk meluangkan waktu membaca Alquran, meskipun hanya beberapa ayat setiap hari.

1. Hadits Tentang Pahala Membaca Alquran Per Huruf

hadits tentang pahala membaca alquran

Salah satu hadits yang paling populer ketika membahas pahala membaca Alquran adalah riwayat tentang ganjaran pada setiap huruf yang dibaca.

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا

Man qara’a harfan min kitabil lahi falahu bihi hasanah, wal hasanatu bi ‘asyri amtsaliha.

Artinya:

“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Setiap satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipatnya.”

 Hadits tentang pahala membaca Alquran ini diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud RA dan menjadi salah satu dalil yang menunjukkan besarnya pahala tilawah Alquran.

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa pahala tersebut dihitung berdasarkan huruf, bukan berdasarkan satu kata. Karena itu, ketika seseorang membaca “Alif Lam Mim”, setiap hurufnya memiliki nilai pahala.

Bayangkan jika kita membiasakan diri membaca beberapa halaman Alquran setiap hari. Ada begitu banyak huruf yang dilafalkan dan, atas izin Allah, begitu banyak pula kebaikan yang bisa diperoleh.

2. Membaca Alquran dengan Lancar dan Terbata-bata, Sama Mendapat Keutamaan

hadits tentang pahala membaca alquran

Mungkin sebagian orang merasa enggan membaca Alquran karena bacaannya belum lancar. Padahal, ada hadits tentang pahala membaca Alquran yang justru memberikan kabar gembira bagi orang yang masih belajar.

الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ، وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ، لَهُ أَجْرَانِ

Al-mahiru bil-qur’ani ma‘as-safaratil-kiram il-bararah, walladzi yaqra’ul-qur’ana wa yatata‘ta‘u fihi wa huwa ‘alaihi syaqqun, lahu ajran.

Artinya:

“Orang yang mahir membaca Alquran akan bersama para malaikat yang mulia dan taat. Adapun orang yang membaca Alquran dengan terbata-bata dan merasa kesulitan, maka baginya dua pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini mengajarkan bahwa perjuangan dalam membaca Alquran tidak sia-sia. Orang yang masih terbata-bata tetapi terus berusaha tetap mendapatkan pahala.

Jadi, jangan malu jika bacaan belum sempurna. Justru jadikan kesulitan tersebut sebagai alasan untuk terus belajar dan memperbaiki bacaan.

Baca Juga: Masih Terbata-bata? Ini Cara Lancar Baca Al Quran yang Tepat

3. Belajar dan Mengajarkan Alquran

hadits tentang pahala membaca alquran

Keutamaan membaca Alquran juga berkaitan erat dengan proses belajar dan mengajarkannya kepada orang lain.

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Khairukum man ta‘allamal-qur’ana wa ‘allamahu.

Artinya:

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari dari Utsman bin Affan RA)

Hadits tentang pahala membaca Alquran ini menunjukkan bahwa kemuliaan tidak hanya diperoleh dari membaca Alquran untuk diri sendiri. Seseorang juga mendapatkan keutamaan ketika berusaha mengajarkan Alquran kepada orang lain.

Karena itu, membiasakan anak membaca Alquran sejak dini merupakan langkah yang sangat baik. Anak tidak hanya belajar mengenal huruf dan membaca ayat, tetapi juga membangun kedekatan dengan Alquran sejak kecil.

4. Membaca Alquran Siang dan Malam Menjadi Amalan yang Istimewa

hadits tentang pahala membaca alquran

Dalam hadis lainnya, Rasulullah menjelaskan bahwa ada bentuk iri yang diperbolehkan, yaitu iri dalam hal kebaikan.

لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ … وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْقُرْآنَ فَهُوَ يَقُومُ بِهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ

La hasada illa fi itsnataini… wa rajulun atahullahu al-qur’ana fahuwa yaqumu bihi ana’al-laili wa ana’an-nahar.

Artinya:

“Tidak boleh iri kecuali kepada dua orang… salah satunya adalah orang yang diberi Alquran oleh Allah lalu ia mengamalkannya sepanjang malam dan siang.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Yang dimaksud bukan iri dalam arti menginginkan nikmat orang lain hilang. Namun, seseorang merasa ingin mendapatkan keutamaan serupa dan terdorong untuk melakukan kebaikan.

Hadits ini menjadi motivasi agar umat Islam tidak menjadikan membaca Alquran sebagai aktivitas sesekali saja. Sebaliknya, tilawah sebaiknya dibangun menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

5. Perumpamaan Orang Beriman yang Membaca Alquran

hadits tentang pahala membaca alquran

Rasulullah SAW juga memberikan gambaran yang indah tentang seorang mukmin yang rajin membaca Alquran.

مَثَلُ الْمُؤْمِنِ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ كَمَثَلِ الْأُتْرُجَّةِ طَيِّبَةِ الرِّيحِ طَيِّبَةِ الطَّعْمِ

Matsalul-mu’minilladzi yaqra’ul-qur’ana kamatsalil-utrujjati thayyibatir-rihi thayyibatit-tha‘mi.

Artinya:

“Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Alquran seperti buah utrujah, aromanya harum dan rasanya lezat.”

(HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Musa Al-Asy’ari RA)

Buah utrujah memiliki dua keistimewaan sekaligus, yaitu aroma yang harum dan rasa yang baik. Perumpamaan ini menggambarkan seorang mukmin yang membaca Alquran: kebaikannya terasa dalam dirinya sekaligus memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.

Dari hadits tentang pahala membaca Alquran ini, kita bisa memahami bahwa membaca Alquran bukan hanya mendatangkan pahala bagi pembacanya. Jika bacaan tersebut membuat seseorang semakin baik akhlaknya, lalu kebaikan itu dirasakan oleh keluarga dan lingkungan, manfaatnya pun menjadi semakin luas.

Jangan Hanya Membaca, Cobalah Tadabbur Alquran

Berbagai hadits tentang pahala membaca Alquran menunjukkan betapa besar keutamaan tilawah. Namun, membaca Alquran sebaiknya tidak berhenti pada banyaknya ayat yang selesai dibaca.

Kita juga perlu berusaha melakukan tadabbur, yaitu merenungkan dan memahami pesan yang terkandung dalam ayat-ayat Alquran.

Tadabbur dapat dimulai dengan cara sederhana. Bacalah ayat secara perlahan, perhatikan terjemahannya, pahami pesan yang disampaikan, kemudian tanyakan kepada diri sendiri, “Apa yang bisa saya amalkan dari ayat ini?”

Tidak harus berjam-jam. Luangkan sekitar 10–15 menit setiap hari dalam suasana yang tenang. Misalnya setelah salat Subuh atau pada waktu malam sebelum beristirahat.

Dengan kebiasaan tersebut, membaca Alquran tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi momen untuk memperbaiki diri.

Baca Juga: Keutamaan Membaca Alquran Adalah Amalan Berpahala Besar

Saatnya Menanam Cinta Alquran Sejak Dini

Setelah mempelajari berbagai hadits tentang pahala membaca Alquran, kita jadi tahu bahwa begitu banyak keutamaan yang dijanjikan bagi orang yang membaca Alquran. Karena itu, mengenalkan Alquran sejak anak-anak dan mengajarkan untuk mencintai alquran merupakan salah satu bekal terbaik untuk masa depannya.

Usia sekolah dasar menjadi momen penting untuk membangun kebiasaan, karakter, dan nilai-nilai kebaikan. Dengan lingkungan pendidikan yang tepat, anak tidak hanya belajar membaca Alquran, tetapi juga memahami dan menerapkan isi kandungan alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan tiga pilar utama Quranic, Leadership, dan Entrepreneurship, SD OSB School hadir untuk menjawab kebutuhan pendidikan anak di era saat ini. Bukan hanya mengejar prestasi akademik, anak juga dibimbing untuk mencintai Alquran, membangun karakter, berani memimpin, dan memiliki jiwa mandiri sejak dini.

Mari berikan lingkungan belajar yang hangat dan menyenangkan, untuk membantu tumbuh kembang anak yang optimal, percaya diri, berakhlak mulia dan mandiri bersama  SD OSB School.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *