
Untuk banyak orang, membaca Alquran bukan hanya rutinitas ibadah, tapi juga cara menjaga hati tetap tenang dan pikiran lebih jernih. Namun ada satu hal penting yang sering terlupakan, yaitu membaca alquran harus memahami ilmu tajwid agar bacaan kita tetap terjaga sesuai tuntunan.
Bukan hanya soal indah atau tidaknya suara, melainkan bagaimana huruf-huruf Alquran dilafalkan sebagaimana mestinya.
Nah, kalau kamu pernah bertanya, Memangnya kenapa harus memakai tajwid?, artikel ini akan mengupas alasannya secara lengkap, ringan, dan mudah dipahami. Yuk kita bahas pelan-pelan.
Kenapa Tajwid Itu Penting?
Sejak dulu, para ulama sudah menegaskan bahwa membaca alquran harus memahami ilmu tajwid. Salah satu rujukan utamanya datang dari ulama besar ilmu qira’ah dan tajwid, Ibnu Al-Jazari. Dalam Manzhumah Al-Jazariyyah yang sangat terkenal itu, beliau mengatakan:
“Membaca Alquran dengan bertajwid hukumnya wajib. Siapa yang membacanya tanpa tajwid maka ia berdosa, karena dengan tajwidlah Allah menurunkan Alquran dan dengan tajwid pula Alquran sampai dari-Nya kepada kita.”
Pernyataan ini menegaskan bahwa tajwid bukan sekadar tambahan atau “hiasan” dalam membaca Al-Quran, tapi bagian dari cara menjaga kemurnian wahyu.
Bukan hanya itu, dasar kewajiban memahami tajwid juga datang langsung dari Alquran. Allah berfirman dalam Surat Al-Muzzammil ayat 4:
“وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرۡتِيلٗا”
(“Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan tartil.”)
Para ulama menjelaskan bahwa “tartil” berarti membaca Al-Quran dengan perlahan, jelas, benar tempat berhentinya, serta memperhatikan aturan tajwid. Sahabat ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu bahkan menjelaskan bahwa tartil adalah tajwidul huruf wa ma’rifatul wuquf (memperbagus huruf dan memahami waqaf-ibtida’).
Dengan kata lain, membaca Alquran dengan benar itu bukan pilihan, melainkan adab.
Hadis Tentang Keutamaan Membaca dengan Benar
Rasulullah SAW juga menguatkan pentingnya membaca dengan tepat. Dalam hadis riwayat Imam Tirmidzi, disebutkan bahwa setiap huruf Al-quran yang dibaca akan mendapatkan sepuluh pahala.
Secara tidak langsung, ini menunjukkan bahwa huruf harus dibaca dengan benar agar pahala yang dimaksud tetap sesuai. Kalau huruf berubah karena salah baca, tentu maknanya bisa berubah. Inilah salah satu alasan besar kenapa membaca alquran harus memahami ilmu tajwid.
Alasan Membaca Alquran Harus Paham Tajwid
Supaya lebih mudah dicerna, mari kita bahas alasan-alasan pentingnya tajwid dalam membaca Alquran secara runtut dan ringan.
1. Menjaga Kemurnian Bacaan Alquran

Alquran diturunkan dengan cara tertentu, dibaca secara khusus, dan diajarkan turun-temurun melalui talaqqi. Ilmu tajwid mengatur cara melafalkan setiap huruf sesuai makhraj (tempat keluarnya huruf) dan sifat-sifatnya.
Kalau bacaan tidak mengikuti aturan tersebut, ada kemungkinan huruf berubah, suara berbelok, atau makna bergeser jauh dari maksud sebenarnya. Dengan tajwid, bacaan kita tetap murni dan selaras dengan bacaan Nabi SAW.
2. Menghindari Kesalahan Makna

Kesalahan kecil dalam pelafalan bisa berdampak besar. Ada huruf yang mirip tetapi makhrajnya berbeda. terdapat juga panjang-pendek bacaan yang mengubah arti. Lalu, waqaf yang tidak boleh berhenti sembarangan.
Karena itu, membaca alquran harus memahami ilmu tajwid, membantu kita menjaga agar setiap huruf ditempatkan pada porsinya, sehingga makna ayat tidak berubah.
3. Bentuk Adab dan Penghormatan kepada Alquran

Tilawah bukan seperti membaca teks biasa. Ada adab, ada tuntunan, dan ada penghormatan. Membaca dengan tajwid merupakan cara kita menunjukkan keseriusan dalam memuliakan firman Allah.
Ibarat seseorang memberikan hadiah, tentunya kita ingin memberikannya dengan cara terbaik. Begitu pula saat membaca Alquran, tentu kita ingin melafalkannya dengan sebaik-baiknya.
Baca Juga: Apa yang Harus Diperhatikan Ketika Membaca Alquran? Simak Ini
4. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Rasulullah sendiri membaca Alquran dengan tartil, jelas, tenang, dan penuh penghayatan. Ilmu tajwid adalah bagian dari sunnah tersebut. Membaca dengan tajwid berarti mengikuti jejak Rasulullah dalam mendekatkan diri kepada Al-Quran.
Dengan begitu, kita bukan sekadar meniru cara baca Nabi, tetapi juga berupaya menjaga kemurnian pesan yang disampaikan setiap ayat. Dan di sinilah pentingnya kesadaran bahwa membaca Alquran harus memahami ilmu dasar pelafalan.
5. Membantu Kita Membaca dengan Tartil dan Penuh Penghayatan

Tartil itu bukan sekadar membaca pelan, tapi membaca dengan teratur, jelas, dan penuh kesadaran pada setiap huruf yang keluar. Dengan bantuan tajwid, kualitas bacaan jadi lebih terarah dan terasa maknanya. Di tahap ini, semakin jelas bahwa memahami ilmu tajwid membantu kita membaca secara lebih utuh, bukan hanya indah didengar tetapi juga menyentuh hati.
Hukum Memahami Tajwid
Menurut para ulama, pembahasan soal kewajiban tajwid ternyata tidak satu suara. Ada perbedaan pandangan, tetapi intinya sama-sama menekankan bahwa membaca Alquran harus memahami ilmu tajwid agar bacaan lebih benar dan tidak melenceng dari makna aslinya. Hanya saja, kadar wajibnya ini dipahami dengan pendekatan yang berbeda.
Beberapa ulama, seperti Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin, menjelaskan bahwa membaca Alquran tanpa menerapkan aturan tajwid sebenarnya masih diperbolehkan. Syarat utamanya, tidak terjadi lahn, yaitu kesalahan bacaan yang mengubah makna ayat. Menurut beliau, tajwid bukan kewajiban mutlak.
Fungsinya lebih kepada memperindah pelafalan dan membuat bacaan menjadi lebih sempurna. Jadi, kalau seseorang membaca tanpa tajwid namun tidak salah makna, mereka tidak dianggap berdosa.
Di sisi lain, ada pendapat yang lebih tegas dari Imam Ibnul Jazari, ahli tajwid yang sangat dihormati. Beliau menyatakan bahwa membaca Alquran dengan tajwid adalah sebuah kewajiban.
Bahkan, siapa yang membaca tanpa tajwid dianggap berdosa. Penjelasan ini muncul dari keinginan besar untuk menjaga kemurnian bacaan Alquran, supaya tidak ada satu huruf pun yang melenceng dari apa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Kalau dilihat secara umum, para ulama sepakat bahwa mempelajari tajwid itu sangat penting. Ada yang menyebut hukumnya fardhu ain, ada juga yang menganggapnya fardhu kifayah, tetapi semuanya sepakat bahwa tajwid adalah bagian dari upaya menjaga keaslian bacaan. Dengan kata lain, tidak menerapkan tajwid memang tidak selalu berdosa, tetapi tetap ada risiko salah makna jika tidak diajarkan dengan benar.
Kesimpulannya, memahami perbedaan pendapat ini bukan untuk membuat kita bingung, tetapi justru untuk menegaskan bahwa membaca Alquran harus memahami ilmu tajwid demi menjaga kejelasan dan ketepatan bacaan. Tajwid membuat kita membaca lebih indah, lebih terarah, dan lebih dekat dengan cara Rasulullah membacanya.
Lalu, Bagaimana Cara Memulai Belajar Tajwid?
Ilmu tajwid mungkin terdengar rumit di awal, padahal sebenarnya bisa dipelajari secara bertahap. Mulai dari mengenal huruf dan makhrajnya, hukum nun mati dan tanwin, mad, ghunnah, sampai aturan waqaf dan ibtida.
Yang penting adalah belajar dari guru yang tepat dan melatihnya dengan rutin. Karena tajwid bukan sekadar teori, tapi praktik yang harus dilatih secara langsung.
Baca Juga: Pengertian Adab Membaca Alquran Adalah? Ini Faktanya!
Tajwid Adalah Penjaga Keaslian Alquran
Secara keseluruhan, tajwid adalah ilmu penting yang memastikan bacaan kita tetap sesuai tuntunan Rasulullah SAW dan menjaga makna ayat tetap utuh. Membaca Alquran tanpa tajwid bukan hanya mengurangi keindahan bacaan, tapi juga berisiko mengubah arti.
Karena itu, membaca Alquran harus memahami ilmu tajwid agar bacaan kita benar, indah, penuh penghayatan, dan tentunya berpahala besar.
Ingin Anak Mampu Membaca Alquran dengan Benar? Pilih Sekolah yang Tepat
Jika Ayah dan bunda mendambakan putra-putri tumbuh menjadi generasi Qurani yang mencintai dan mengamalkan Alquran, pendidikan sejak dini adalah kuncinya. Memastikan mereka belajar tajwid, memahami makna ayat, serta terbiasa membaca dengan tartil akan membentuk karakter spiritual yang kuat.
Salah satu pilihan terbaik adalah SD OSB School. Sekolah dasar Islam yang punya tigal pilar utama: Quranic, Leadership, dan Entrepreneurship. Sehingga, di sini, anak-anak dibimbing untuk:
- Membaca Alquran sesuai tajwid sejak kelas awal
- Memahami adab dan makna ayat
- Mengembangkan kepemimpinan islami
- Belajar mandiri, kreatif, dan berjiwa entrepreneur
Di samping itu, lingkungan belajar yang positif, guru yang kompeten, serta kurikulum yang berbasis karakter membuat SD OSB School menjadi tempat ideal untuk membentuk generasi Qurani yang unggul.
Ayo daftarkan putra-putri Anda ke SD OSB School sekarang dan bangun masa depan mereka dengan pondasi Alquran yang kokoh dan akhlak yang kuat!
