
Kata mutiara membaca Alquran menegaskan bahwa membaca Alquran adalah bagian penting dalam kehidupan Muslim, bukan sekadar menyelesaikan halaman atau mengejar khatam. Alquran menjadi petunjuk hidup yang membimbing manusia untuk mengenal Allah, memperbaiki diri, dan menjalani kehidupan sesuai tuntunan-Nya.
Rasulullah SAW, para sahabat, dan ulama banyak memberikan nasihat tentang pentingnya membaca, memahami, dan mengamalkan Alquran. Kata-kata mereka menjadi pengingat agar seorang Muslim tidak menjauh dari Kitabullah.
Berikut 25 kata mutiara membaca Alquran dari Rasulullah SAW, para sahabat, dan ulama yang dapat menjadi renungan dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Mutiara Membaca Alquran dari Rasulullah, Sahabat, dan Ulama
Perlu diperhatikan, kutipan dari Rasulullah yang disertai sumber hadis dapat disebut sebagai hadis. Sementara itu, perkataan sahabat dan ulama sebaiknya disebut sebagai atsar, nasihat, atau ungkapan yang dinisbatkan kepada mereka, terutama jika status sumbernya tidak sekuat hadis sahih.
1. Kata Mutiara Membaca Alquran dari Rasulullah

Rasulullah SAW banyak menyampaikan keutamaan membaca, mempelajari, dan mengajarkan Alquran.
1. Sebaik-baik orang adalah yang belajar dan mengajarkan Alquran
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. Bukhari no. 5027)
2. Alquran akan memberikan syafaat
“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.”
(HR. Muslim no. 804)
3. Setiap huruf Alquran bernilai kebaikan
“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah, baginya satu kebaikan; setiap kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.”
(HR. Tirmidzi)
4. Membaca Alquran dengan terbata-bata tetap mendapatkan pahala
“Orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat yang mulia; sedangkan orang yang membacanya dengan terbata-bata mendapat dua pahala.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
5. Mukmin yang membaca Alquran memiliki perumpamaan yang baik
“Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al-Qur’an seperti buah utrujah: harum baunya dan lezat rasanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
6. Semangat membaca Alquran layak menjadi motivasi
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa tidak ada iri yang dibenarkan kecuali dalam dua perkara, salah satunya kepada orang yang diberi Alquran lalu membacanya siang dan malam. (HR. Bukhari dan Muslim)
7. Membaca Alquran dengan suara yang indah
“Perindahlah suara kalian ketika membaca Al-Qur’an.” (HR. Bukhari)
8. Membaca Alquran perlu disertai pemahaman yang benar
Rasulullah SAW mengingatkan umat Islam agar membaca Alquran dengan pemahaman yang benar. Ketika terjadi perselisihan dalam memahami ayat, beliau memerintahkan agar tidak menjadikannya sebagai bahan perdebatan. (HR. Bukhari no. 5061)
9. Membaca Alquran secara rutin
Rasulullah SAW memberikan arahan kepada para sahabat mengenai target membaca Alquran. Beliau memberikan keringanan hingga Alquran dapat dikhatamkan dalam tujuh hari. (HR. Bukhari no. 5054)
10. Bacaan Alquran dapat menghadirkan ketenangan
Dalam kisah Usaid bin Hudhair, ketika beliau membaca Surah Al-Baqarah pada malam hari, terdapat kejadian yang berkaitan dengan ketenangan dan kehadiran para malaikat.
Kisah tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa membaca Alquran dapat menghadirkan ketenangan dan keberkahan.
2. Kata Mutiara Membaca Alquran dari Sahabat

Selain sabda Rasulullah, terdapat pula berbagai nasihat atau kata mutiara membaca alquran dari para sahabat. Perkataan berikut merupakan atsar atau ungkapan yang dinukil dari mereka. Karena itu, kutipan tersebut tidak boleh disebut sebagai hadis Nabi .
11. Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu
“Seandainya hati kita bersih, niscaya kita tidak akan pernah merasa kenyang dari firman Allah.”
12. Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu
“Aku tidak suka jika berlalu satu hari tanpa melihat mushaf.”
13. Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu
“Hati manusia adalah wadah. Maka penuhilah ia dengan Al-Qur’an dan jangan memenuhinya dengan selainnya.”
14. Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu
“Al-Qur’an adalah jamuan Allah. Maka ambillah sebanyak yang kalian mampu.”
15. Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu
“Jangan membaca Al-Qur’an dengan tergesa-gesa seperti menaburkan kurma, dan jangan membacanya cepat seperti membaca syair.”
16. Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu
“Berhentilah pada ayat-ayat yang mengagumkanmu dan biarkan ayat itu menggerakkan hatimu; jangan menjadikan tujuanmu hanya sampai pada akhir surah.”
17. Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu
“Hati yang jauh dari Al-Qur’an bagaikan rumah kosong yang tak terawat dan kehilangan penghuninya.”
18. Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu
“Bacalah Al-Qur’an dengan hati yang ikhlas agar kita dapat merasakan keagungan dan kemuliaan firman Allah.”
Baca Juga: 7 Keutamaan Membaca Alquran dan Manfaatnya bagi Muslim
3. Kata Mutiara Membaca Alquran dari Ulama

Para ulama juga meninggalkan banyak nasihat tentang Alquran. Nasihat tersebut mengajarkan bahwa membaca Alquran sebaiknya tidak berhenti pada lisan, tetapi dilanjutkan dengan tadabbur, adab, dan pengamalan.
19. Hasan al-Bashri rahimahullah
“Tidak ada kekayaan yang lebih baik daripada Al-Qur’an, dan tidak ada kefakiran yang lebih buruk daripada meninggalkannya.”
20. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah
“Al-Qur’an adalah obat yang sempurna bagi penyakit hati dan badan, serta penyakit dunia dan akhirat.”
21. Imam Al-Ghazali rahimahullah
“Bacalah Al-Qur’an dengan tadabbur, karena tujuan membaca bukan sekadar menyelesaikan halaman, tetapi memahami dan mengamalkan petunjuknya.”
22. Imam An-Nawawi rahimahullah
“Di antara adab membaca Al-Qur’an adalah ikhlas, menghadirkan hati, membaca dengan tartil, dan merenungkan maknanya.”
23. Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah
“Siapa yang mencintai sesuatu akan sering mengingatnya. Begitu pula orang yang mencintai Al-Qur’an akan senang meluangkan waktu untuk membacanya.”
24. Sufyan ats-Tsauri rahimahullah
“Kita lebih membutuhkan adab yang baik daripada ilmu yang banyak.”
25. Muhammad bin Wasi‘ rahimahullah
“Al-Qur’an adalah taman orang-orang bijak; di mana pun mereka membacanya, di situlah mereka sedang menikmati taman tersebut.”
Catatan penting yang perlu diperhatikan dari kata mutiara membaca alquran ini bahwa, Kutipan yang berasal dari Rasulullah dan memiliki sumber hadis yang jelas dapat disebut sebagai hadis.
Sementara itu, perkataan sahabat dan ulama sebaiknya disebut sebagai atsar, nasihat, atau ungkapan yang dinisbatkan kepada mereka. Hal ini penting agar pembaca tidak keliru membedakan antara sabda Nabi dan perkataan tokoh lainnya.
Baca Juga: Apa Manfaat Membaca Alquran Setiap Hari? Ini Keutamaannya
Jadikan Membaca Alquran sebagai Kebiasaan Anak Sejak Dini
Dari berbagai kata mutiara membaca Alquran yang telah kita pelajari, kita dapat belajar bahwa mencintai Alquran bukanlah hanya dengan rajin membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya.
Seyogyanya, kebiasaan ini akan lebih baik jika ditanamkan sejak dini melalui lingkungan pendidikan yang tepat.
Ayah dan Bunda, OSB School hadir sebagai SD Islam yang memadukan pendidikan Alquran dengan pembentukan karakter melalui tiga program unggulan, yaitu Quranic, Leadership, dan Entrepreneurship. Di sini, anak tidak hanya diajak dekat dengan Alquran, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Yuk, Ayah dan Bunda, berikan pendidikan terbaik sejak dini bersama OSB School dan bantu mereka tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Alquran, berkarakter, serta siap menghadapi masa depan.
