
Kadang tanpa sadar, kita langsung membuka Al-Qur’an dan mulai membaca begitu saja. Nggak salah memang, tapi ada satu hal penting yang sering terlewat, seperti lafaz pembuka sebelum membaca alquran. Mungkin kelihatannya sepele, tapi justru di situlah letak adab yang bisa memengaruhi kualitas ibadah kita.
Kalau kamu pernah bertanya, lafaz yang dibaca sebelum membaca Alquran adalah apa, jawabannya sebenarnya cukup jelas, tapi perlu dipahami lebih dalam agar tidak sekadar diucapkan, melainkan juga dihayati. Yuk, kita bahas pelan-pelan.
Lafaz yang Dibaca Sebelum Membaca Alquran Adalah Ta’awudz dan Basmalah
Dalam praktik yang diajarkan dalam Islam, lafaz yang dibaca sebelum membaca Alquran adalah ta’awudz dan basmalah. Keduanya bukan hanya pembuka, tapi juga bentuk persiapan diri. Baik secara lisan maupun hati.
1. Ta’awudz

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
A’ūżu billāhi minasy-syaithānir-rajīm
“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”
Ta’awudz adalah bentuk permohonan perlindungan. Kita “membersihkan” diri dari gangguan yang bisa membuat bacaan jadi tidak fokus, bahkan kehilangan makna.
2. Basmalah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
Basmalah menjadi tanda bahwa kita memulai sesuatu dengan menyebut nama Allah. Ada harapan keberkahan di dalamnya, termasuk saat membaca Al-Qur’an.
3. Doa Tambahan

Selain ta’awudz dan basmalah, lafaz yang dibaca sebelum membaca alquran adalah doa yang sering dibaca untuk memohon kemudahan memahami Al-Qur’an. Seperti berikut.
اللَّهُمَّ افْتَحْ عَلَيَّ حِكْمَتَكَ وَانْشُرْ عَلَيَّ رَحْمَتَكَ وَذَكِّرْنِيْ مَا نَسِيْتُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Allāhummaftah ‘alayya ḥikmataka wa nsur ‘alayya raḥmataka wa żakkirnii mā nasīytu yā rabbal ‘ālamīn.
Artinya:
“Ya Allah, bukakanlah hikmah-Mu kepadaku, limpahkan rahmat-Mu, dan ingatkan aku pada apa yang aku lupa.”
Doa ini tidak wajib, tapi sangat dianjurkan. Cocok banget dibaca sebelum mulai tilawah, apalagi kalau kamu ingin lebih memahami isi Al-Qur’an.
4. Doa Lain yang Dibaca

Doa lain yang juga sering diamalkan sebelum tilawah adalah doa dari Nabi Musa AS dalam QS. Thaha ayat 25–28. Doa ini bisa menjadi pelengkap, karena selain lafaz yang dibaca sebelum membaca Alquran adalah ta’awudz dan basmalah, kita juga dianjurkan memohon kelapangan hati dan kemudahan memahami ayat.
رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ وَيَسِّرْ لِيْ أَمْرِيْ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِسَانِيْ يَفْقَهُوْ قَوْلِيْ
Latin:
Rabbisyraḥ lī ṣadrī wayassirlī amrī waḥlul ‘uqdatam millisānī yafqahū qawlī.
Artinya:
“Ya Tuhanku, lapangkan dadaku, mudahkan urusanku, dan lepaskan kekakuan dari lidahku agar mereka memahami perkataanku.”
Dengan membaca doa ini setelah memahami bahwa lafaz yang dibaca sebelum membaca Alquran adalah ta’awudz dan basmalah, diharapkan hati menjadi lebih siap, bacaan lebih lancar, dan makna ayat lebih mudah dipahami.
Baca Juga: Do’a Setelah Membaca Alquran yang Dianjurkan Rasulullah
Kenapa Harus Dimulai dengan Lafaz Ini?
Mungkin muncul pertanyaan, kenapa tidak langsung saja membaca ayat dalam alquran? Kenapa harus diawali dengan dua lafaz ini? Jawabannya ada dalam Al-Qur’an sendiri.
Dalam QS. An-Nahl ayat 98, Allah memerintahkan:
“Apabila kamu membaca Al-Qur’an, mintalah perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.”
Artinya, membaca ta’awudz bukan sekadar anjuran ringan, tapi bagian dari adab yang sangat dianjurkan. Bahkan sebagian ulama menilai ini sebagai kewajiban saat memulai bacaan.
Basmalah mengingatkan kita pada hal yang sederhana tapi sering terlupakan. Bahwa, sebaiknya memulai segala sesuatu dengan menyebut nama Allah.
Hal ini bukan sekadar kebiasaan di lisan, tapi bentuk kesadaran bahwa setiap langkah yang kita ambil sebenarnya bergantung pada-Nya. Dengan begitu, apa yang kita lakukan terasa lebih tenang, lebih terarah, dan penuh makna.
Penjelasan Ulama yang Perlu Kamu Tahu
Para ulama sudah lama membahas hal ini, dan mayoritas sepakat tentang pentingnya dua lafaz tersebut.
- Ta’awudz dibaca saat memulai tilawah untuk menjaga diri dari was-was dan gangguan syaitan.
- Basmalah dibaca sebagai pembuka, terutama saat membaca Al-Fatihah, dan dianjurkan pada awal surah lainnya (kecuali At-Taubah).
Dengan kata lain, kalau kamu masih ragu lafaz yang dibaca sebelum membaca Alquran adalah apa, maka dua inilah jawabannya dan keduanya punya peran yang saling melengkapi.
Cara Membaca yang Tepat (Biar Nggak Asal)
Selain tahu lafaznya, penting juga memahami cara membacanya. Ta’awudz biasanya dibaca dengan suara pelan (sirriyah), cukup untuk diri sendiri. Setelah itu, basmalah dibaca dengan lebih jelas, lalu dilanjutkan ke ayat Al-Qur’an.
Selain lafaz pembuka, ada beberapa adab yang sering dianggap sepele padahal sama pentingnya. Misalnya:
- Berwudhu sebelum membaca
- Memilih tempat yang bersih
- Menggunakan pakaian yang sopan
- Niat karena Allah
- Membaca dengan perlahan dan tidak terburu-buru
Semua ini bukan untuk mempersulit, tapi justru untuk membuat pengalaman membaca Al-Qur’an jadi lebih bermakna.
Hikmah di Balik Ta’awudz dan Basmalah
Di balik dua lafaz ini, ada makna yang sangat dalam, jika kita benar-benar merenungkannya.
1. Menjaga Fokus dan Kekhusyukan
Ta’awudz membantu kita menjauh dari pikiran yang mengganggu. Jadi saat membaca, hati lebih hadir.
2. Membersihkan Lisan
Sebelum membaca Kalamullah, kita seperti “menyucikan” ucapan kita terlebih dahulu.
3. Mengundang Keberkahan
Membaca basmalah, membawa suasana yang berbeda. Ada rasa tenang dan harap dalam setiap bacaan.
4. Membentuk Kesadaran Spiritual
Kita jadi lebih sadar bahwa membaca Al-Qur’an bukan aktivitas biasa, tapi ibadah yang punya nilai tinggi di hadapan Allah.
Jadi wajar kalau lafaz yang dibaca sebelum membaca Alquran adalah sesuatu yang tidak boleh dianggap biasa saja.
Pentingnya Diajarkan Sejak Dini
Kebiasaan seperti ini memang paling mudah terbentuk kalau dikenalkan sejak kecil. Anak yang terbiasa memulai dengan ta’awudz dan basmalah biasanya tumbuh dengan adab yang lebih kuat terhadap Al-Qur’an. Jadi bukan cuma sekadar bisa membaca, tapi juga belajar menghargai dan memahami maknanya.
Di sinilah peran orang tua dan lingkungan belajar jadi penting banget. Apa yang dibiasakan sejak dini biasanya akan melekat sampai besar.
Kalau dirangkum secara sederhana, lafaz yang dibaca sebelum membaca Alquran adalah ta’awudz dan basmalah. Keduanya bukan cuma pembuka, tapi juga tanda bahwa kita sedang menyiapkan hati dan pikiran untuk berinteraksi dengan firman Allah.
Mulai sekarang, coba dibiasakan perlahan. Nggak perlu langsung sempurna, yang penting konsisten. Justru dari kebiasaan kecil seperti ini, kualitas ibadah bisa meningkat tanpa terasa.
Baca Juga: Doa Belajar Membaca Alquran – Bacaan, Arti & Cara Mengamalkannya
Saatnya Siapkan Anak Jadi Generasi Qurani
Ayah dan Bunda, membangun kebiasaan baik seperti ini tentu lebih mudah kalau didukung oleh lingkungan pendidikan yang tepat.
Oleh karena itu, SD OSB School hadir sebagai sekolah Islam berbasis Quranic, Leadership, dan Entrepreneurship yang membantu anak tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga sangat baik dalam nilai keislaman.
Di sini, anak tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tapi juga memahami adab, makna, dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Yuk, mulai langkah terbaik untuk masa depan mereka. Daftarkan putra-putri Ayah dan Bunda ke SD OSB School sekarang juga.
