Jangan Keliru! Ini Perbedaan Tadarus dan Membaca Alquran 

perbedaan tadarus dan membaca alquran

Perbedaan tadarus dan membaca Alquran terletak pada cakupan dan pelaksanaannya. Membaca Alquran berarti melafalkan ayat-ayatnya, baik sendiri maupun bersama-sama. Sementara itu, tadarus mencakup kegiatan membaca, menyimak, mengoreksi, mempelajari, dan memahami Alquran, biasanya secara bergantian dalam kelompok. 

Lantas, apa perbedaan tadarus dan membaca Alquran? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Tadarus Alquran?

Secara bahasa, tadarus berasal dari bahasa Arab tadarasa yang memiliki makna mempelajari, menelaah, atau mengkaji sesuatu secara bersama-sama.

Dalam konteks Alquran, tadarus merupakan kegiatan membaca, mempelajari, menyimak, dan mengkaji Alquran yang biasanya dilakukan oleh dua orang atau lebih. Pelaksanaannya sering dilakukan secara bergantian, yaitu satu orang membaca sementara yang lain menyimak.

Jika ditemukan kesalahan dalam bacaan, peserta lainnya dapat membantu mengoreksi. Tidak hanya itu, ayat yang telah dibaca juga dapat didiskusikan untuk memahami makna dan pesan yang terkandung di dalamnya.

Jadi, tadarus bukan hanya tentang seberapa banyak ayat yang selesai dibaca. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk belajar dan semakin dekat dengan Alquran.

Apa Itu Membaca Alquran?

Membaca Alquran secara umum merupakan aktivitas melafalkan ayat-ayat Alquran dengan memperhatikan ketepatan bacaan, seperti makhraj dan tajwid.

Membaca Alquran dapat dilakukan sendiri maupun bersama orang lain. Seseorang juga tidak harus menunggu bulan Ramadan untuk melakukannya karena membaca Alquran merupakan ibadah yang dapat dilakukan kapan saja.

Dalam praktiknya, membaca Alquran sebaiknya tidak berhenti pada pelafalan huruf dan ayat. Seorang Muslim juga dianjurkan untuk memahami serta merenungkan kandungan ayat yang dibaca.

Ada beberapa istilah yang berkaitan dengan aktivitas membaca Alquran, seperti qira’ah, tilawah, dan tartil. Tilawah umumnya merujuk pada membaca Alquran, sedangkan tartil berkaitan dengan cara membaca secara perlahan, teratur, dan sesuai kaidah bacaan.

Perbedaan Tadarus dan Membaca Alquran

Lalu, apa perbedaan tadarus dan membaca Alquran yang paling mudah dikenali?

  1. Pengertian
  • Tadarus Alquran: Membaca sekaligus mempelajari dan mengkaji Alquran.
  • Membaca Alquran: Aktivitas membaca atau melafalkan ayat Alquran.
  1. Pelaksanaan
  • Tadarus Alquran: Umumnya dilakukan bersama-sama dan bergantian.
  • Membaca Alquran: Bisa dilakukan sendiri maupun bersama-sama.
  1. Aktivitas
  • Tadarus Alquran: Membaca, menyimak, mengoreksi, dan memahami.
  • Membaca Alquran: Berfokus pada bacaan Alquran.
  1. Tujuan
  • Tadarus Alquran: Memperbaiki bacaan sekaligus memperdalam pemahaman.
  • Membaca Alquran: Beribadah, membaca dengan benar, dan memperoleh pahala.
  1. Waktu
  • Tadarus Alquran: Sering dilakukan pada Ramadan, tetapi tidak terbatas pada Ramadan.
  • Membaca Alquran: Bisa dilakukan kapan saja.
  1. Penekanan
  • Tadarus Alquran: Saling belajar dan memahami Alquran.
  • Membaca Alquran: Ketepatan serta penghayatan dalam membaca.

Dari tabel tersebut, bisa disimpulkan bahwa tadarus memiliki cakupan yang lebih luas. Di dalamnya terdapat aktivitas membaca Alquran, tetapi juga ada proses menyimak, belajar, mengoreksi, dan memahami.

Sementara itu, membaca Alquran dapat dilakukan secara individual tanpa harus melibatkan proses belajar bersama.

Bagaimana Cara Melakukan Tadarus Alquran?

Tadarus sebenarnya cukup mudah dilakukan. Ayah dan Bunda pun dapat mengenalkan kegiatan ini kepada anak sejak dini melalui aktivitas sederhana di rumah.

Salah satu cara yang umum adalah membaca Alquran secara bergantian. Satu orang membaca beberapa ayat, kemudian anggota lainnya menyimak. Setelah selesai, giliran berpindah kepada peserta berikutnya.

Jika terdapat kesalahan dalam makhraj atau tajwid, peserta dapat saling mengingatkan dan memperbaikinya.

Selain membaca, tadarus juga dapat dilanjutkan dengan membahas arti ayat. Dengan begitu, anak tidak hanya terbiasa membaca Alquran, tetapi juga mulai belajar memahami pesan yang terkandung di dalamnya.

Kebiasaan sederhana seperti ini dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap Alquran.

Kapan Tadarus Alquran Dilakukan?

Tadarus sangat identik dengan bulan Ramadhan. Biasanya, kegiatan ini dilakukan setelah salat Tarawih di masjid atau musala.

Namun, bukan berarti tadarus hanya boleh dilakukan saat Ramadan. Kegiatan membaca dan mempelajari Alquran dapat dilakukan sepanjang tahun.

Justru, membiasakan anak berinteraksi dengan Alquran setiap hari akan membantu membangun rutinitas positif. Tidak harus langsung dalam jumlah banyak. Membaca beberapa ayat secara konsisten juga dapat menjadi kebiasaan yang baik.

5 Keutamaan Tadarus dan Membaca Alquran

Setelah memahami perbedaan tadarus dan membaca Alquran, penting juga untuk mengetahui keutamaan keduanya.

1. Mendapat Pahala dari Setiap Huruf

perbedaan tadarus dan membaca alquran

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa setiap huruf dari Alquran yang dibaca akan mendapatkan satu kebaikan dan setiap kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.

Memahami perbedaan tadarus dan membaca alquran membantu kita menyadari bahwa keduanya sama-sama merupakan amalan yang memiliki nilai pahala besar, baik melalui tilawah maupun tadarus.

2. Alquran Menjadi Syafaat

perbedaan tadarus dan membaca alquran

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk membaca Alquran karena Alquran akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi orang yang membacanya.

Keutamaan ini menjadi salah satu alasan penting bagi umat Islam untuk terus menjaga hubungan dengan Alquran.

Baca Juga: Siapa yang Membaca Alquran Maka Allah Memberinya Syafaat

3. Mengangkat Derajat

perbedaan tadarus dan membaca alquran

Alquran juga dapat menjadi sebab Allah SWT mengangkat derajat seseorang. Karena itu, memahami perbedaan tadarus dan membaca alquran, serta mempelajari, membaca, dan mengamalkan Alquran sebaiknya menjadi bagian dari kehidupan seorang Muslim. 

4. Mendapatkan Ketenangan dan Rahmat Allah

perbedaan tadarus dan membaca alquran

Majelis yang digunakan untuk membaca dan mempelajari Alquran memiliki keutamaan yang besar. 

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa orang-orang yang berkumpul untuk membaca dan mempelajari Alquran akan mendapatkan ketenangan, rahmat Allah, serta dikelilingi para malaikat.

5. Membantu Memperbaiki Bacaan

perbedaan tadarus dan membaca alquran

Salah satu manfaat tadarus adalah adanya proses saling menyimak. Ketika seseorang melakukan kesalahan dalam membaca, peserta lain dapat membantu mengoreksinya.

Dengan begitu, kemampuan membaca Alquran dapat terus berkembang, terutama dalam hal makhraj dan tajwid.

Mana yang Lebih Utama, Tadarus atau Membaca Alquran?

Setelah melihat perbedaan tadarus dan membaca Alquran, apakah salah satunya lebih utama?

Keduanya memiliki keutamaan masing-masing dan tidak perlu dipertentangkan. Membaca Alquran menjadi dasar penting agar seorang Muslim terbiasa berinteraksi dengan kitab suci. Sementara itu, tadarus memberikan kesempatan untuk membaca sekaligus belajar dan memahami Alquran bersama orang lain.

Karena itu, keduanya dapat dilakukan secara beriringan. Misalnya, Ayah dan Bunda dapat membiasakan anak membaca Alquran setiap hari. Sesekali, ajak anak mengikuti tadarus bersama keluarga agar mereka juga belajar menyimak, memperbaiki bacaan, dan memahami kandungan ayat.

Baca Juga: 5 Cara Membiasakan Kegiatan Membaca Alquran Bersama Keluarga

Yuk, Kenalkan Alquran dan Nilai Kepemimpinan Sejak Dini

Memahami perbedaan tadarus dan membaca Alquran, bukan hanya tentang kemampuan membaca. Anak juga perlu belajar menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, Ayah dan Bunda dapat memilih lingkungan pendidikan yang tidak hanya memperhatikan kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter dan kecintaan anak terhadap Alquran.

SD OSB School hadir dengan pendidikan yang memadukan tiga pilar utama, yaitu Quranic, Leadership, dan Entrepreneurship. 

Melalui pendekatan tersebut, anak tidak hanya diarahkan untuk mengenal dan mencintai Alquran, tetapi juga dibekali kemampuan kepemimpinan serta jiwa kewirausahaan sejak dini.

Dengan lingkungan belajar yang mendukung, anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki dasar nilai agama, percaya diri dalam memimpin, sekaligus memiliki kreativitas dan kemandirian.

Mari dukung tumbuh kembang dan pendidikan karakter putra-putri tercinta bersama SD OSB school!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *