
Pernahkah kamu buru-buru buka mushaf terus langsung baca ayat pertama, tanpa persiapan apa pun?
Tenang saja, banyak juga yang merasa begitu. Namun, sebelum mulai membaca Alquran, ada beberapa bacaan dan adab yang dianjurkan untuk dilakukan. Amalan ini bukan hanya sekadar kebiasaan, tetapi memiliki makna dan hikmah yang penting. Ada hikmah besar di baliknya.
Nah, di artikel ini kita bahas tuntas mengenai sebelum membaca Alquran hendaklah membaca apa, apa saja sunnahnya, dan kenapa ini penting banget buat bacaan kita makin berkah.
Sebelum Membaca Alquran Hendaklah Membaca Ta’awudz Dulu
Yang pertama dan paling utama adalah ta’awudz atau isti’adzah. Lafadznya:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
A’udzu billahi minasy syaithanir rajim
“Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.”
Ini bukan cuma kebiasaan, namun ada dalil tegasnya langsung dari Al-Quran. Allah berfirman dalam QS. An-Nahl ayat 98:
“Apabila kamu membaca Alquran, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.”
Jadi, sebelum membaca Al quran hendaklah membaca ta’awudz ini terlebih dahulu. Hukumnya sunnah menurut jumhur (mayoritas) ulama, bahkan sebagian ulama mengatakan wajib.
4 Alasan Pentingnya Ta’awudz Sebelum Membaca Al-Quran
Berikut beberapa alasan penting mengapa ta’awudz tidak sebaiknya ditinggalkan.
1. Menolak Was-was dalam Bacaan Al-Quran

Salah satu alasan utama mengapa sebelum membaca al quran hendaklah membaca ta’awudz adalah untuk menghindari gangguan dan bisikan setan.
Mayoritas ulama atau jumhur berpendapat bahwa isti’adzah bertujuan menolak was-was yang dapat mengganggu seseorang ketika membaca Al-Quran. Setan merupakan musuh nyata manusia yang selalu berusaha menjerumuskan ke dalam kesalahan dan dosa.
Saat seseorang mulai membaca Al-Quran, setan dapat mengganggu konsentrasi, membuat pikiran melayang, bahkan memunculkan rasa malas untuk melanjutkan bacaan. Dengan membaca ta’awudz, seorang Muslim memohon perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari gangguan tersebut.
2. Membersihkan dan Menyucikan Mulut dari Ucapan Sia-sia

Alasan berikutnya mengapa sebelum membaca alquran hendaklah membaca ta’awudz adalah untuk membersihkan lisan sebelum digunakan membaca ayat-ayat suci.
Menurut penjelasan Ibnu Katsir rahimahullah, ta’awudz memiliki faedah membersihkan mulut dari perkataan yang sia-sia maupun ucapan yang kurang baik. Ta’awudz menjadi bentuk persiapan sebelum lisan digunakan untuk melafalkan Kalamullah.
Mulut merupakan sarana yang digunakan untuk membaca Al-Quran. Oleh sebab itu, sudah sepantasnya dijaga dan disucikan terlebih dahulu. Membaca ta’awudz menjadi simbol kesiapan seorang hamba untuk meninggalkan percakapan duniawi dan beralih kepada firman Allah SWT.
Selain itu, amalan ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap kitab suci yang akan dibaca. Dengan lisan yang lebih bersih dan hati yang lebih siap, bacaan Al-Quran pun terasa lebih bermakna.
Baca Juga: 7 Aturan Membaca Alquran yang Wajib Diketahui Agar Tidak Salah
3. Meningkatkan Konsentrasi, Fokus, dan Kekhusyukan

Banyak orang membaca Al-Quran setelah beraktivitas seharian. Pikiran masih dipenuhi pekerjaan, tugas, media sosial, atau berbagai urusan lainnya. Karena itu, sebelum membaca alquran hendaklah membaca ta’awudz agar fokus kembali terarah kepada Allah SWT.
Ta’awudz berfungsi sebagai jembatan yang memisahkan aktivitas dunia dengan ibadah membaca Al-Quran. Ketika seseorang mengucapkannya dengan penuh kesadaran, hati dan pikirannya menjadi lebih siap untuk menerima petunjuk dari ayat-ayat yang dibaca.
Syaikh Shaleh Utsaimin rahimahullah juga menjelaskan bahwa ta’awudz membantu menjauhkan setan dari hati seseorang sehingga ia dapat lebih mudah memahami dan mengambil manfaat dari Al-Quran.
4. Menjaga Hati dari Gangguan Setan Saat Membaca

Alasan terakhir yang tidak kalah penting adalah karena sebelum membaca alquran hendaklah membaca ta’awudz sebagai bentuk perlindungan spiritual.
Secara makna, ta’awudz merupakan doa untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari setan yang terkutuk. Dengan membaca ta’awudz, seorang Muslim mengakui bahwa dirinya membutuhkan pertolongan Allah agar dapat membaca Al-Quran dengan baik dan benar.
Ibadah membaca Al-Quran termasuk ibadah yang sangat mulia. Karena kemuliaannya itulah setan berusaha menggagalkan atau mengurangi manfaat yang bisa diperoleh seorang hamba dari bacaan tersebut.
Melalui ta’awudz, hati menjadi lebih tenang, was-was dapat diminimalkan, dan gangguan setan dapat dijauhkan. Hasilnya, seseorang dapat membaca Al-Quran dengan perasaan lebih aman, nyaman, dan penuh ketenangan.
Sebelum Membaca Alquran Hendaklah Membaca Basmalah
Setelah ta’awudz, bacaan berikutnya adalah basmalah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ Bismillahirrahmanirrahim “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.”
Kenapa basmalah begitu penting? Karena segala perkara baik yang tidak diawali basmalah dianggap terputus keberkahannya. Ada pula ulama yang menjelaskan bahwa kesempurnaan khataman Al-Quran berkaitan dengan kebiasaan membaca basmalah di setiap awal surat, kecuali Surah At-Taubah.
Satu hal yang sering terlupa, yaitu jangan membaca basmalah saat memulai surat At-Taubah (surat ke-9). Ini adalah pengecualian yang wajib diingat.
Boleh Tambah Doa Sebelum Membaca
Selain ta’awudz dan basmalah, ada juga doa sunnah yang bisa dibaca sebelum mulai membaca Alquran:
اَللهُمَّ افْتَحْ عَلَىَّ حِكْمَتَكَ وَانْشُرْ عَلَىَّ رَحْمَتَكَ وَذَكِّرْنِىْ مَانَسِيْتُ يَاذَاالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ
Allahummaftah ‘alayya hikmataka wansyur ‘alayya rahmataka wa dzakkirnii maa nasiitu yaa dzal jalaali wal ikraam
“Ya Allah, bukakanlah untukku hikmah-Mu, curahkanlah rahmat-Mu atasku, dan ingatkanlah aku kepada apa yang aku lupakan, wahai Zat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan.”
Membaca doa ini hukumnya sunnah, bukan wajib. Namun, doa tersebut sangat dianjurkan karena berisi permohonan kepada Allah agar diberikan pemahaman dan hikmah dari ayat-ayat yang dibaca.
Urutan Lengkap Sebelum Membaca Alquran
Jadi kalau dirangkum, sebelum membaca Alquran hendaklah membaca bacaan-bacaan ini secara berurutan:
- Niat ikhlas karena Allah, bukan untuk dipuji
- Berwudhu, menjaga kesucian, apalagi kalau menyentuh mushaf
- Bersiwak / membersihkan mulut
- Menghadap kiblat, bentuk penghormatan kepada kalam Allah
- Membaca ta’awudz (A’udzu billahi minasy syaithanir rajim)
- Membaca basmalah kecuali surat At-Taubah
- Membaca doa (sunnah)
- Mulai membaca dengan tartil
Kesalahan yang Sering Terjadi
Banyak yang sudah tahu sebelum membaca Alquran hendaklah membaca ta’awudz dan basmalah, tapi masih sering melakukan kesalahan:
- Lupa membaca ta’awudz, langsung buka mushaf dan membaca tanpa perlindungan dari gangguan setan
- Membaca basmalah di surat At-Taubah, padahal ini haram atau makruh menurut para ulama
- Tidak berwudhu saat menyentuh dan membaca mushaf fisik
- Membaca terlalu cepat sehingga tajwid berantakan, panjang-pendek salah, dengung (ghunnah) terlewat, huruf tertukar
- Berhenti di sembarang tempat tanpa memperhatikan tanda waqaf, yang bisa mengubah makna ayat secara drastis
Ingat ya: kalau kesalahan dalam membaca dilakukan dengan sengaja, itu bisa berdosa. Apabila kesalahan terjadi karena ketidaktahuan, maka seseorang perlu segera mempelajari yang benar dan berusaha memperbaiki bacaannya.
Baca Juga: Mengapa Ketika Membaca Alquran Harus Sesuai Ilmu Tajwid? Simak Ini
Tanamkan Adab Qurani Sejak Dini di SD OSB School
Mengamalkan sebelum membaca Alquran hendaklah membaca ta’awudz, basmalah, dan doa, bukan sekadar formalitas. Ini adalah cara kita menghormati kalam Allah, melindungi diri dari gangguan setan, dan membuka hati agar bisa benar-benar merasakan keindahan dan hikmah setiap ayatnya.
Semakin kecil kita, semakin dalam kita meresapi dan semua itu dimulai dari bacaan yang benar sebelum kita bahkan membaca satu huruf pun.
Ayah dan Bunda, kalau kamu ingin si kecil tumbuh dengan adab dan kecintaan terhadap Al-Quran yang kuat sejak usia dini, SD OSB School adalah pilihan yang tepat!
SD OSB School adalah sekolah dasar Islam berbasis Quranic, Leadership, dan Entrepreneurship. Memadukan pendidikan akademik unggul dengan pembentukan karakter Islami yang kokoh. Di sini, anak-anak tidak hanya belajar membaca Al-Quran, tapi juga memahami adab, makna, dan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari.
Daftarkan putra-putri Anda sekarang dan jadikan Al-Quran sebagai fondasi kehidupan mereka!
