Membaca Alquran Sendiri Disebut Apa? Ini Istilah & Uraiannya

Membaca Alquran Sendiri Disebut

Membaca Alquran sendirian di rumah, di sela aktivitas, atau sebelum tidur sering jadi momen yang menenangkan. Di tengah kesibukan sehari-hari, aktivitas ini mungkin terlihat sederhana, namun menyimpan makna yang begitu mendalam.

Namun, tidak sedikit yang masih bertanya-tanya, sebenarnya membaca Alquran sendiri disebut apa dalam istilah Islam?

Pertanyaan ini, cukup wajar ditanyakan karena dalam Islam ada beberapa istilah yang terdengar mirip, tapi ternyata punya makna yang berbeda. Supaya lebih jelas, kita bahas satu per satu dengan cara yang ringan dan mudah dipahami.

Membaca Alquran Sendiri Disebut Apa?

Membaca Alquran sendiri dalam istilah Islam ternyata tidak hanya punya satu sebutan. Secara umum, membaca Alquran sendiri disebut dengan beberapa istilah seperti qira’ah, tilawah, tadabbur, hingga tadarus

Namun, masing-masing istilah ini punya makna dan konteks yang berbeda, sehingga penting untuk memahaminya dengan tepat.

1. Istilah umum membaca Alquran

membaca alquran sendiri disebut

Dalam kajian Islam, ada beberapa istilah utama yang sering digunakan untuk menjelaskan aktivitas membaca Alquran. Ketika ditanya membaca Alquran sendiri disebut apa, biasanya para ulama merujuk pada dua istilah dasar, yaitu qira’ah dan tilawah.

Qira’ah (قِرَاءَة) adalah istilah paling umum yang berarti “membaca”. Dalam konteks Alquran, qira’ah merujuk pada aktivitas melafalkan ayat-ayat Alquran, baik dilakukan pelan, cepat, sendiri, maupun di hadapan orang lain. 

Artinya, selama seseorang menggerakkan lisan atau minimal bibirnya, maka aktivitas tersebut sudah termasuk qira’ah. Jadi, tidak perlu ragu, karena membaca Alquran sendiri disebut qira’ah dalam pengertian dasar.

Sementara itu, ada istilah tilawah (تِلاوَة) yang memiliki makna lebih dalam. Tilawah tidak hanya sekadar membaca, tetapi membaca dengan penuh pengagungan, kekhusyukan, dan mengikuti kaidah tajwid. 

Biasanya, istilah ini digunakan ketika seseorang membaca Alquran dengan tartil, perlahan, dan penuh penghayatan. Jadi, ketika Anda membaca Alquran sendirian di rumah dengan suasana yang tenang dan tetap memperhatikan kaidah bacaan, aktivitas tersebut sudah termasuk dalam tilawah.

2. Membaca sendiri untuk memahami (Tadabbur)

membaca alquran sendiri disebut

Tidak semua aktivitas membaca berhenti pada lisan. Dalam Islam, ada tingkatan yang lebih dalam, yaitu tadabbur.

Tadabbur (تَدَبُّر) berarti merenungkan dan memahami makna dari ayat yang dibaca. Jadi, ketika seseorang membaca Alquran sendiri sambil membuka terjemahan atau tafsir, lalu mencoba mengambil pelajaran dari ayat tersebut, maka aktivitas itu disebut tadabbur.

Dalam konteks ini, membaca Alquran sendiri disebut bukan hanya tilawah, tetapi bisa menjadi tilawah yang disertai tadabbur

Bahkan banyak ulama menjelaskan bahwa nilai membaca Alquran akan semakin tinggi ketika dilakukan dengan pemahaman, bukan sekadar membaca cepat tanpa makna.

Sebagai contoh sederhana, ketika Anda membaca beberapa ayat dari Surah Al-Baqarah, lalu berhenti sejenak untuk memahami pesan tentang kesabaran atau rezeki, maka saat itu Anda sedang melakukan tilawah sekaligus tadabbur.

3. Tadarus

membaca alquran sendiri disebut

Istilah lain yang sering muncul adalah tadarus. Selama ini, tadarus lebih dikenal sebagai kegiatan membaca Alquran bersama, terutama di bulan Ramadhan.

Namun secara bahasa, tadarus berasal dari kata yang berarti belajar dan saling mengkaji. Dalam praktiknya, memang tadarus sering dilakukan secara bergantian dalam kelompok, baik di masjid maupun di lingkungan keluarga.

Meski begitu, dalam pemahaman yang lebih luas, tadarus juga bisa bermakna membaca Alquran secara berulang dan konsisten. 

Karena itu, jika seseorang memiliki kebiasaan membaca Alquran setiap hari secara rutin, maka dalam konteks tertentu, membaca Alquran sendiri disebut juga sebagai tadarus pribadi.

Artinya, selama ada unsur menjaga konsistensi dan mengulang bacaan, istilah tadarus masih relevan digunakan, meskipun dilakukan sendirian.

Baca Juga: Istilah Untuk Membaca Alquran – Panduan Dasar Bagi Pemula

Jadi, Apa Nama yang Paling Tepat?

Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa ketika ditanya membaca Alquran sendiri disebut apa, jawabannya tergantung pada konteksnya.

Secara umum, aktivitas tersebut termasuk qira’ah dan tilawah. Jika dilakukan dengan penghayatan dan tartil, maka lebih tepat disebut tilawah. Jika disertai pemahaman dan perenungan, maka menjadi tilawah yang disertai tadabbur. Sedangkan jika dilakukan secara rutin dan berulang setiap hari, maka bisa juga disebut sebagai tadarus pribadi.

Apakah Membaca Alquran Sendiri Tetap Mendapat Pahala?

Membaca Alquran secara mandiri tetap bernilai pahala, bahkan keutamaannya sangat besar. Allah dan Rasul-Nya menjanjikan ganjaran bagi siapa saja yang membaca Alquran, baik dilakukan sendirian maupun di hadapan orang lain.

Hal ini menegaskan bahwa Anda tidak perlu menunggu suasana khusus atau harus selalu berjamaah. Selama Anda membaca dengan niat yang benar, pahala tetap mengalir.

Dalam hal ini, Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Alquran), maka ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan.”

Hadis ini memberikan gambaran yang sangat jelas. Setiap huruf yang dibaca memiliki nilai di sisi Allah. Artinya, walaupun Anda membaca sendiri di rumah, di kamar, atau di sela aktivitas, setiap huruf tetap bernilai pahala.

Dengan kata lain, tidak ada syarat harus di masjid atau bersama banyak orang. Selama benar-benar membaca Alquran, maka pahala itu tetap diberikan.

Sering kali ada anggapan bahwa membaca bersama lebih utama daripada membaca sendiri. Padahal, membaca Alquran sendirian pun tetap termasuk amal saleh yang besar nilainya.

Selama dilakukan dengan niat yang ikhlas dan tetap menjaga cara membaca yang benar, seperti memperhatikan tajwid dan adab, maka tilawah yang dilakukan sendiri tetap dicintai oleh Allah.

Bahkan jika dihitung secara sederhana, satu halaman Alquran terdiri dari ratusan huruf. Jika setiap huruf bernilai sepuluh kebaikan, maka dalam sekali membaca saja seseorang bisa mendapatkan ribuan pahala.

Dari sini kita bisa melihat bahwa membaca Alquran tidak harus menunggu waktu atau momen khusus. Yang terpenting justru adalah menjaga konsistensi, meskipun dilakukan sendirian dan dalam waktu yang sederhana.

Baca Juga: Inilah Pengertian Membaca Alquran dengan Tartil & Tujuannya

Mendekatkan Diri Kepada Allah Melalui Alquran

Jadi, kalau kembali ke pertanyaan awal, membaca Alquran sendiri disebut apa, jawabannya memang tidak hanya satu. Semuanya tergantung pada bagaimana cara kita melakukannya.

Secara umum, aktivitas ini disebut qira’ah atau tilawah. Saat bacaan dilakukan dengan lebih tenang, tartil, dan penuh penghayatan, maka ia menjadi tilawah yang lebih bermakna. Ketika ditambah dengan proses memahami dan merenungkan isi ayat, itulah yang disebut tadabbur. Sementara jika dilakukan secara rutin dan konsisten setiap hari, kebiasaan ini juga bisa disebut sebagai tadarus pribadi.

Dari sinilah kita mulai menyadari bahwa membaca Alquran bukan sekadar aktivitas sesaat, tapi kebiasaan yang seharusnya tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. 

Akan lebih baik lagi jika kebiasaan ini mulai dibangun sejak usia anak-anak. Karena dari Alquran lah karakter terbentuk, akhlak diarahkan, dan cara berpikir dibangun dengan lebih kuat.

Ayah dan Bunda tentu ingin melihat anak tumbuh bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai hidup yang kokoh. Di sinilah pentingnya memilih lingkungan pendidikan yang tepat sejak dini.

SD OSB School hadir sebagai sekolah Islam yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membangun fondasi Alquran, melatih jiwa kepemimpinan, dan menumbuhkan semangat entrepreneurship pada anak.

Bayangkan ketika anak tidak hanya bisa membaca Alquran, tapi juga memahami, mengamalkan, dan menjadikannya pedoman dalam setiap langkah hidupnya.

Karena pada akhirnya, yang kita harapkan bukan sekadar anak yang pintar, tapi anak yang punya arah, nilai, dan masa depan yang penuh keberkahan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *